Selasa, 28 September 2021

Mengelola konten web berupa freeware

 CMS (Content Manajemen System) adalah sebuah perangkat lunak atau sistem yang mengatur konten pada situs web, bisa situs web yang berupa company profile, e-commerce, blog, forum, dan lainnya.

Jika ada mie instan pada makanan, CMS menjadi pembuatan situs instan yang disediakan di internet. CMS dapat anda gunakan meskipun anda tidak mengetahui mengenai pemrograman sama sekali.  CMS juga menyediakan template layaknya WordPress.

Sampai pada bagian ini semoga sudah sedikit menjawab pertanyaan “apa itu cms?”. Setelah mengetahui pengertian CMS, selanjutnya akan saya coba jelaskan sedikit sebagian keuntungan yang bisa Anda dapatkan saat menggunakan CMS.

Apa Manfaat CMS untuk Anda?

CMS memberikan kemudahan untuk membuat halaman website yang menarik tanpa harus mengerti bagaimana membuat website dari awal. Perkembangan CMS tidak hanya untuk blogger saja melainkan sudah merambah ke bisnis, sehingga saat ini sudah banyak CMS yang ditujukan khusus untuk e-commerce.

Sebelum membahas mengenai apa itu CMS beserta fungsi-fungsinya, kita lihat dahulu bagaimana sebenarnya perkembangan pengguna internet dan pontensi perkembangan industri e-commerce saat ini di Indonesia. Semoga melalui artikel ini nanti sudah bisa menjawab pertanyaan Anda mengenai apa itu CMS dan bagaimana CMS bekerja.


Indonesia saat ini menempati posisi keempat setelah Tiongkok, India, dan Amerika Serikat dengan jumlah penduduk mencapai 262 juta jiwa. Pada tahun 2035 diprediksi Indonesia akan mempunyai jumlah penduduk lebih dari 300 juta jiwa.

Tidak hanya pertumbuhan jumlah penduduk saja, jumlah pengguna internet di Indonesia saat ini juga mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan.

Tahun 2013, jumlah pengguna internet di Indonesia tercatat sebanyak 72,8 juta, pada tahun 2016 naik menjadi 102,8 juta sedangkan di tahun 2017, pengguna internet Indonesia diprediksi mencapai 112,6 juta.

Presiden MasterCard di wilayah Asia Tenggara, Matthew Driver, menuturkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan e-commerce terbesar di Asia-Pasific[3]. Pertumbuhan ini didukung dengan data dari Menkominfo yang menyebutkan bahwa nilai transaksi e-commerce pada tahun 2013 saja sudah mencapai angka Rp130 triliun.

Selain itu, penelitian yang digagas TEMASEK dan Google tersebut pula memprediksi bahwa Indonesia akan berubah menjadi pemain dominan dalam percaturan e-commerce terutama di kawasan Asia Tenggara.

Sebagai pelaku industri online apa yang bisa Anda lakukan?

Peluang untuk mengembangkan bisnis online masih terbuka lebar di Indonesia.

Ada beberapa kemungkinan yang membuat produk yang Anda jual tidak banyak terjual meskipun sudah banyak yang mengunjungi situs Anda. Salah satunya mungkin dikarenakan tampilan situs toko online yang kurang menarik.

Jika Anda ingin menggunakan tampilan yang menarik dan mudah digunakan, And abisa mencoba menggunakan CMS.

Kenapa Menggunakan CMS?

Ada beberapa alasan yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan menggunakan CMS. Tidak hanya sangat mudah pada proses instalasi, saat menggunakan juga sangat sederhana.

Jika Anda sudah pernah menggunakan WordPress, pasti tidak akan kesulitan untuk menyesuaikan, menggunakan, dan mengembangkan CMS sesuai dengan kebutuhan.

[Ilustrasi gambar setiap poin]

1. Efisiensi

Tidak banyak pengusaha punya waktu untuk membuat situs web dari awal. Jika Anda merupakan seseorang yang mempunyai usaha, tidak mempunyai cukup waktu untuk membuat situs web, tetapi ingin mempunyai situs web untuk usaha Anda, CMS merupakan pilihan yang tepat untuk menjadi alat Anda meraih sukses  melalui internet.

Tidak masalah meskipun biaya yang Anda alokasikan sedikit, bahkan, Anda bisa menggunakan biaya tersebut untuk membayar seseorang mengerjakan konten situs web saja.

2. Kemudahan dan Cepat

Tidak mengerti mengenai pemrograman? tidak masalah!

Jika anda merupakan seseorang yang belum pernah belajar mengenai pemrograman, CMS pilihan yang sangat tepat untuk Anda pelajari. CMS menawarkan banyak kemudahan dari proses instalasi sampai dengan proses perawatan dan pembaharuan konten.

CMS juga akan sangat membantu jika Anda membutuhkan situs web dalam kondisi mendesak. Hanya dengan beberapa klik saja Anda sudah bisa menampilkan halaman website dan tinggal memasukkan konten-konten saja.

3. Pemisahanan Konten Mudah

Meskipun proses instalasi yang dilakukan sederhana, namun fiturnya lengkap. Bahkan, Anda bisa mengatur banyak hal melalui CMS pada halaman admin yang ada satu paket dengan instalasi CMS. Ingin menambahkan fitur lain? Sangat mungkin dan mudah dilakukan dengan menambahkannya melalui fitur instalasi plugin yang disediakan.

4. Penambahan Fungsi

Tidak hanya mengelola fitur-fitur tambahan, CMS juga bisa dibedah kode sumbernya dan disesuaikan dengan kebutuhan situs web. Bagi Anda yang sudah terbiasa dengan pemograman pasti akan suka dengan fitur custom kode sumber, karena bisa sangat fleksibel menyesuaikan pengaturan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Perlu diperhatikan bahwa sebelum mengubah kode sumber asli dari template CMS Anda perlu memastikan sudah mempunyai data backup. Paling tidak melakukan proses penyuntingan hanya menggunakan data salinan saja.

5. Dapat Menambahkan Banyak User

Membangun usaha yang dikerjakan oleh beberapa orang pasti juga membutuhkan beberapa akun untuk mengelola situs web dan membuat konten. CMS memberikan kebebasan kepada Anda untuk menambahkan berapa saja jumlah user yang dibutuhkan. Tidak hanya satu hak akses yang disediakan, ada beberapa jenis hak akses dari masing – masing tipe.

Jadi semua orang yang mengelola bisnis itu bisa memasukkan konten pada situs web peruasahaan sesuai dengan peranannya masing-masing.

6. Memudahkan Saat Proses Maintenance

Tidak bisa dihindari, perubahan besar-besaran pada situs web pasti akan terjadi. Tanpa menggunakan CMS, itu akan menjadi sangat susah dan penuh dengan resiko. Apalagi yang berhubungan dengan rbuan data dan merubahnya satu persatu.

Saat Anda menggunakan CMS, hampir semua sruktur situs web sama dan terfokus pada satu bagian saja, sehingga jika ada pembaharuan situs tidak akan merusak situs yang saat ini ada. Anda juga tidak perlu melakukan perbaruan satu persatu, CMS akan melakukan hal itu secara otomatis.

7. Ingin mengubah desain? Sangat Simpel!

Kemudahan lain yaitu saat Anda ingin mengganti tampilan pada situs web. Anda hanya tinggal mengunggah template yang sudah dibuat di lokal atau mengunduh template berbayar yang saat ini banyak tersedia di internet. Kemudiah diunggah pada halaman admin. Bahkan, terkadang ada CMS yang sudah menyediakan template bawaan sehingga tidak perlu mencari sendiri template yang Anda suka.

Keuntungan Lain Menggunakan CMS untuk Website Anda

Menggunakan CMS untuk situs web dapat menjadi investasi yang sangat besar bagi kemajuan usaha. Apalagi jika usaha yang Anda miliki saat ini ingin dikembangkan melalui permasaran online. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, jika di Indonesia saat ini termasuk lima besar negara pengguna internet terbanyak.

CMS memberikan kesederhanaan namun dengan kemampuan yang handal yang bisa Anda manfaatkan untuk memaksimalkan tampilan sampai dengan konten.

Jika Anda termasuk orang yang peduli dengan SEO, ada plugin yang berjalan pada CMS khusus untuk mengoptimalkan SEO pada konten situs web Anda. Jika berjalan dengan baik, SEO ini akan menempatkan konten Anda pada peringkat atas mesin pencarian.

Mengenal fitur-fitur aplikasi CMS

 Apakah anda berkeinginan untuk membuat sebuah situs sendiri tanpa perlu mengenal bahasa pemrograman lebih detail dan menyewa jasa programmer? Jika anda ingin membuat website sederhana dengan tampilan yang menarik, maka CMS adalah solusinya. Jika anda belum mengenal apa itu CMS, pada artikel kali ini kami akan membahas lebih dalam mengenai penggunaan dan apa hubungannya dengan sebuah manajemen konten.


Tentunya, anda sering melihat berbagai fitur dan konten yang disajikan dalam sebuah situs atau website dalam mesin pencari. Nah, CMS juga mampu untuk mengelola dan membuat berbagai fitur dan halaman dalam situs tersebut. Anda dapat mulai mempraktekkannya setelah memahami konsep dan tujuan dari pengembangannya.


Pengertian CMS

Content Management System atau biasa disingkat dengan CMS adalah sistem perangkat lunak yang digunakan untuk mengatur dan membuat berbagai konten pada website. Contohnya adalah website company profile, blog, forum, landing page, dan lain sebagainya.


Sistem manajemen konten merupakan salah satu solusi yang cocok bagi anda yang ingin mengembangkan situs tanpa harus belajar lebih dalam mengenai bahasa pemrograman. Tidak perlu khawatir, anda tetap bisa untuk mengeksplor dan dapat membangun website sesuai dengan kebutuhan anda dan tidak kalah dengan tampilan sebuah website menggunakan proses coding.


Di dalam sistem manajemen konten juga memiliki dua elemen dengan masing – masing fungsi yang berbeda, pertama adalah CDA (Content Delivery Application) yang digunakan untuk meng –update konten dari pemilik situs sebelumnya. Dan Kedua adalah CMA (Content Management Application) yang memiliki fungsi untuk mengelola dan mengatur konten yang ingin anda buat.


Fungsi CMS

Memiliki fungsi utama untuk dapat mengelola dan mengembangkan konten secara lebih fleksibel, mudah, dan cepat. Sebagai sebuah platform, CMS juga memberikan berbagai kemudahan bagi pengguna untuk dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai konten yang dimuat dalam website tersebut.


Kemudahan dalam sistem pengelolaan konten ini meliputi proses penyortiran artikel atau blog yang lebih mudah dan cepat. Anda hanya perlu untuk fokus dengan pembuatan konten dan terkait dengan pengembangan dan struktur layout sendiri telah disediakan secara default oleh CMS.


Fungsi CMS selanjutnya adalah mampu untuk menjaga kualitas dari desain dan tampilan website. Hal yang sangat diperhatikan agar setiap pengunjung dari website mendapatkan pengalaman dari sisi tampilan dan penggunaannya. Fungsi dari desain website agar tampilan lebih menarik, interaktif, dan tidak membuat pembaca merasa bosan ketika membaca konten artikel.


Fungsi CMS terakhir adalah memiliki fitur untuk hak akses sebagai administrator yang mengatur proses pengelolaan dan manajemen konten dalam website. Dalam beberapa website yang sering anda temui tidak menyediakan akses untuk administrator. Lain cerita jika anda menggunakan sistem manajemen konten yang menyediakan fitur secara gratis kepada penggunanya.


Macam – Macam CMS

Terdapat beberapa macam aplikasi CMS yang dapat anda gunakan secara gratis maupun berbayar. Tentunya setiap aplikasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing dari segi fitur dan penggunaannya.


    1. WordPress

WordPress merupakan salah satu aplikasi open source yang termasuk ke dalam CMS yang paling banyak digunakan di dunia. WordPress digunakan sebagai blog engine yang yang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan sistem basis data MySQL.


WordPress CMS adalah perangkat lunak yang mendukung sistem pengelolaan konten pada website. Dengan menggunakan WordPress, anda dapat memanajemen berbagai aktivitas konten mulai dari pembuatan dokumen, desain, hingga proses perilisan artikel terbaru.


Keuntungan dari penggunaan WordPress CMS adalah memiliki fitur plugin untuk mengembangkan tampilan dan mendukung proses optimasi situs web. Kemudian, terdapat fitur templates untuk memudahkan user dalam membuat tampilan halaman atau section dalam website. Serta memberikan kemudahan dalam proses import data.


Baca juga: Langkah Mudah Membuat Website Company Profile


    2. Drupal

Drupal merupakan aplikasi open source yang tergolong dalam CMS, meskipun penggunaanya masih sangat sedikit apabila dibandingkan dengan WordPress. Proses instalasi dari drupal sama dengan aplikasi CMS yang lain.


Kelebihan dari Drupal CMS adalah dari sisi keamanan yang sangat diperhatikan oleh pengembang Drupal. Kemudian, mudah untuk digunakan dalam penyusunan konten dan bersifat fleksibel. Untuk versi terbaru dari Drupal, telah mengalami berbagai perubahan dari segi optimasi CSS, JavaScript, dan perbaikan cache.


Baca juga: Drupal Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Keunggulan yang Dimiliki


    3. Joomla

Joomla merupakan salah satu bentuk sistem manajemen konten yang cukup banyak digunakan oleh pengembang website di dunia jika dibandingkan dengan Drupal. Paket dari Joomla dibuat terpisah sehingga mudah digunakan dan memiliki berbagai jenis plugin dan tema seperti pada WordPress.


Joomla juga menerapkan prinsip model – view – controller sama seperti prinsip pengembangan perangkat lunak berbasis website pada umumnya. Keunggulan dari Joomla CMS adalah terletak pada sistem manajemen user yang tersistem. Sehingga, proses pembuatan konten seperti blog, artikel atau laman situs dapat dilakukan dengan cepat dan fleksibel.


Kelebihan dari penggunaan CMS

Berikut ini yang termasuk dalam kelebihan dari CMS adalah sebagai berikut:


Memudahkan dalam pembuatan dan manajemen konten.

Dalam membuat website menggunakan CMS, tidak memerlukan penggunaan bahasa pemrograman yang dominan.

Menggunakan berbagai macam plugin dan ekstensi untuk pembuatan halaman situs.

Mempunyai fitur dalam manajemen user, yang mengatur beberapa role user, seperti administrator, editor, subscriber, author, dan lain sebagainya.

Menyediakan berbagai tema desain dalam bentuk mentahan atau pre-design.

Telah terintegrasi dan terhubung dengan berbagai forum, komunitas yang tersebar di berbagai negara, seperti komunitas WordPress, Slack, Drupal, dan lain – lain.

Aplikasi CMS bersifat open source dan dapat diinstal secara gratis. Anda hanya perlu mempersiapkan web hosting dan domain saja untuk pembuatan sebuah website.

Menyediakan artikel dan tutorial terkait dengan membangun aplikasi CMS baik secara custom, maupun profesional.

Kekurangan yang dimiliki CMS

Selain mempunyai kelebihan terkait dengan fitur dan penerapannya, CMS juga memiliki beberapa kekurangan dalam beberapa hal:


Untuk penggunaan berbagai fitur tema desain yang digunakan dapat memiliki desain visual yang sama antara website satu dengan website yang lain. Meskipun dapat dikustomisasi, jika anda menggunakan template desain yang populer, maka persentase kemiripan dengan website yang menggunakan desain yang lama akan meningkat.

Fleksibilitas dalam pembuatan situs masih cenderung kurang apabila dibandingkan dengan proses pengembangan aplikasi dengan menggunakan coding.

Dapat mempengaruhi page load website atau kecepatan suatu website. Sehingga, dapat mempengaruhi proses optimasi situs pada mesin pencari (search engine).

Manfaat CMS

Setelah mengetahui kelebihan dan kelemahan, selanjutnya masuk pada pembahasan mengenai manfaat CMS. Sehingga, untuk kedepannya anda lebih paham mengenai penggunaan sistem manajemen konten.


    1. Membantu proses bisnis

Jika anda memulai suatu bisnis dan bingung untuk mencari modal dalam memasarkan produk dari layanan bisnis anda, CMS adalah salah satu jawaban dari permasalahan tersebut. Mengapa? Dengan menggunakan sistem manajemen konten dalam pembuatan website, maka anda dapat membuat situs sendiri tanpa perlu belajar secara detail bahasa pemrograman.


Dengan membuat sebuah website, maka anda tidak perlu untuk mengeluarkan biaya terlalu besar dalam proses pemasaran produk. Anda juga dapat menggunakan berbagai fitur yang disediakan secara gratis.


    2. Mengoptimalkan fungsi kerja website

Proses optimasi ini dapat berupa pengecekan page speed, SEO, manajemen konten dan lain sebagainya. Dengan adanya berbagai ekstensi dan plugin yang disediakan, akan sangat membantu pengguna dalam menyusun berbagai konten secara lebih komprehensif.


    3. Memudahkan dalam manajemen konten

Manfaat CMS yang terakhir adalah memberikan kemudahan dalam proses manajemen konten terkait artikel, blog, portofolio, dan lain – lain. Dengan menggunakan CMS, maka anda cukup dengan membuat konten dengan manajemen yang sudah tersedia dalam sistem database-nya. Proses penulisan konten juga sangat mudah dan format penulisan seperti pada program pengolahan kata pada umumnya.


Kesimpulan

CMS adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membantu proses manajemen konten dalam situs web.

Macam – macam CMS populer yang sering digunakan adalah WordPress, Joomla, dan Drupal.

Manfaat CMS adalah mengembangan website dalam mengoptimalkan website dari segi konten lebih maksimal dari segi kualitas dan tampilan.

Selasa, 15 Juni 2021

KOMODITAS TERNAK SAPI

 

Komoditas

image

Sapi Potong

Indonesia merupakan produsen daging sapi terbesar di Asia Tenggara namun masih mengalami masalah kekurangan produksi. Pemerintah Indonesia saat ini tengah berusaha untuk mencapai 90 persen swasembada daging sapi. Penelitian PRISMA menunjukkan bahwa peningkatan ketersediaan layanan pakan dan inseminasi buatan (AI) akan memungkinkan peternak untuk memenuhi standar ekspor dan meningkatkan volume produksi mereka.

Jawa Timur dan NTT adalah provinsi yang paling banyak menghasilkan ternak di Indonesia. Jawa Timur merupakan pengekspor terbesar sapi hidup antar provinsi. Di Jawa Timur sebagian besar peternak memelihara sapi ternak sebagai aset keluarga dan sumber uang tunai, bukan sebagai usaha komersial besar. Di NTT ternak sapi juga didominasi oleh peternak kecil, sebagian besar dari mereka masuk kategori miskin atau hampir miskin, dan kebanyakan menjual ternak mereka sebelum berat badan optimal tercapai, untuk memperoleh uang tunai.

Hasil produksi di Jawa Timur tergolong rendah dikarenakan terbatasnya pengetahuan tentang manfaat dari pakan tambahan serta sedikitnya akses ke suplemen pakan dengan kualitas yang baik. Kurangnya akses ke layanan inseminasi buatan untuk meningkatkan kualitas pembibitan sapi juga merupakan salah satu masalah.

Sedangkan di NTT terdapat ketidakmampuan untuk meningkatkan produksi anak sapi, karena lamanya jarak antar kelahiran dan tingginya tingkat kematian anak sapi. Selain itu, berat badan yang rendah akibat kurangnya akses ke pakan bergizi dan informasi mengenai pemberian makanan tambahan juga menjadi masalah dalam produksi sapi di NTT.

PRISMA bermitra dengan perusahaan swasta di Jawa Timur dalam mempromosikan pakan komersial yang tersedia, sesuai dan terjangkau untuk penggemukan sapi serta membangun kesadaran petani. Untuk meningkatkan pasokan anak sapi, PRISMA bermitra dengan perusahaan dalam mempromosikan layanan inseminasi buatan yang profesional.

Di NTT, PRISMA bermitra dengan perusahaan swasta dalam memperkenalkan pakan bergizi yang terjangkau untuk anak sapi dan ternak dewasa dengan menggunakan bahan baku lokal yang banyak tersedia. Tujuan utamanya adalah guna menjamin ketersediaan pakan, terutama di musim kemarau, baik untuk anak sapi maupun ternak dewasa. PRISMA juga bekerja untuk mengembangkan teknologi pengawetan pakan sebagai cadangan di musim kemarau. Termasuk diantaranya dukungan untuk mengidentifikasi dan menghasilkan kombinasi pakan yang lebih baik serta dukungan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan petani tentang manfaat pakan tambahan yang lebih bergizi.

Program ini juga memajukan layanan pengairan berkelanjutan bagi peternakan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan anak sapi dan ternak dewasa serta mengurangi angka kematian ternak. Intervensi ketiga adalah eksplorasi jasa penyewaan sapi jantan dan layanan informasi pengembangbiakan

KOMODITAS TERNAK LELE

 

Ikan Lele Masuk Komoditas Unggulan

JAKARTA. Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) telah menetapkan ikan lele sebagai salah satu dari 10 komoditas perikanan budidaya unggulan untuk dikembangkan. Rencana pengembangan budidaya lele ini masuk dalam program Pengembangan Kawasan Komoditas Unggulan.

DKP menganggap ikan lele mempunyai potensi yang sama besar dengan ikan patin. "Ikan patin dan lele merupakan komoditas yang mempunyai tingkat serapan pasar cukup tinggi, baik di pasar dalam negeri maupun pasar ekspor," ujar Direktur Ekspor DKP Saut P. Hutagalung pada KONTAN, kemarin (30/7).

Ada beberapa pertimbangan yang menjadikan lele masuk dalam 10 komoditas perikanan unggulan tersebut. Pertama, permintaan lele dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Dampak positifnya, budidaya ikan lele pun terus meningkat tiap tahun. Pada periode 2007-2008, misalnya, kenaikan rata-rata produksi budidaya lele nasional mencapai 17,95%.

Kedua, lele memiliki unsur gizi yang bermanfaat pada pengembangan sumber daya manusia. Ketiga, teknik budidaya lele termasuk sederhana. Selain itu, biaya budidaya murah dan tahan penyakit. Lele juga bisa dikonsumsi dalam keadaan segar. "Itu merupakan faktor yang sangat signifikan dalam pengembangan komoditas ini," papar Saut.

Dengan masuknya ikan lele sebagai salah satu komoditas unggulan, DKP berharap kemampuan komoditas lele menembus pasar ekspor juga meningkat. Untuk itu, DKP akan terus meningkatkan promosi komoditas lele.

Selain itu, DKP juga akan membuat jaringan pasar dan distribusi. "Sedangkan untuk sisi pasar, DKP akan mendorong pengembangan dan penguatan pasar dalam negeri berupa pembangunan sarana-prasarana pasar, kelembagaan dan pengelolaan pasar," papar Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan DKP Martani Husaini

Perbaikan model komputasi

 


Teori komputasi adalah cabang ilmu komputer dan matematika yang membahas apakah dan bagaimanakah suatu masalah dapat dipecahkan pada model komputasi, menggunakan algoritma. Bidang ini dibagi menjadi dua cabang: teori komputabilitas dan teori kompleksitas, namun keduacabang berurusan dengan model formal komputasi. Model komputasi adalah suatu kumpulan dari nilai dan operasi - operasi.

Ada tiga model dasar komputasional-- fungsional, logika, dan imperatif. Sebagai tambahan terhadap satuan nilai-nilai dan operasi yang berhubungan, masing-masing model komputasional mempunyai satu set operasi yang digunakan untuk menggambarkan komputasi

a. Model Fungsional : terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi dan komposisi fungsi. Fungsi dapat mengambil fungsi lain sebagai argumentasi dan mengembalikan fungsi sebagai hasil (higher-order function). Suatu program adalah koleksi definisi fungsi-fungsi dan suatu komputasi adalah aplikasi fungsi.

b. Model Logika : terdiri dari satu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis. Program terdiri dari definisi hubungan dan suatu komputasi adalah suatu bukti(suatu urutan kesimpulan).

c. Model Imperatif : terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan. Pernyataan adalah set pasangan nilai-nama dari konstanta dan variabel. Program terdiri dari urutan tugas dan suatu komputasi terdiri dari urutan pernyataan

RUANG LINGKUP INFORMATIKA

 Model Komputasi


Ada tiga model dasar komputasional yaitu fungsionallogika, dan imperatif. Sebagai tambahan terhadap satuan nilai-nilai dan operasi yang berhubungan, masing-masing model komputasional mempunyai satu set operasi yang digunakan untuk menggambarkan komputasi.

  1. Model Fungsional : terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi dan komposisi fungsi. Fungsi dapat mengambil fungsi lain sebagai argumentasi dan mengembalikan fungsi sebagai hasil (higher-order function). Suatu program adalah koleksi definisi fungsi-fungsi dan suatu komputasi adalah aplikasi fungsi.
  2. Model Logika : terdiri dari satu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis. Program terdiri dari definisi hubungan dan suatu komputasi adalah suatu bukti(suatu urutan kesimpulan).
  3. Model Imperatif : terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan. Pernyataan adalah set pasangan nilai-nama dari konstanta dan variabel. Program terdiri dari urutan tugas dan suatu komputasi terdiri dari urutan pernyataan.

Contoh dari penggunaan/penerapan komputasi adalah :

Petri net adalah salah satu model untuk merepresentasikan sistem terdistribusi diskret. Sebagai sebuah model, Petri net merupakan grafik 2 arah yang terdiri dari placetransition, dan tanda panah yang menghubungkan keduanya. Di samping itu, untuk merepresentasikan keadaan sistem, token diletakkan pada place tertentu. Ketika sebuah transition terpantik, token akan bertransisi sesuai tanda panah.

Petri net pertama kali diajukkan oleh Carl Adam Petri  pada tahun 1962 .

  • Mesin Moore

Dalam teori komputasi  sebagai prinsip dasar komputer , mesin Moore adalah otomasi fase berhingga (finite state automaton) di mana keluarannya ditentukan hanya oleh fase saat itu (dan tidak terpengaruh oleh bagian masukan/input). Diagram fase (state diagram) dari mesin Moore memiliki sinyal keluaran untuk masing-masing fase. Hal ini berbeda dengan mesin Mealy  yang mempunyai keluaran untuk tiap transisi.

  • Mesin Mealy

 

Dalam teori komputasi  sebagai konsep dasar sebuah komputer , mesin Mealy adalah otomasi fase berhingga (finite state automaton atau finite state tranducer) yang menghasilkan keluaran berdasarkan fase saat itu dan bagian masukan/input. Dalam hal ini, diagram fase (state diagram) dari mesin Mealy memilikisinyal  masukan dan sinyal keluaran untuk tiap transisi. Prinsip ini berbeda dengan mesin Moore  yang hanya menghasilkan keluaran/output pada tiap fase

MPI (Message Passing Interface)

 

Pengertian MPI (Message Passing Interface)

MPI (Message Passing Interface) adalah spesifikasi API (Application Programming Interface) yang memungkinkan terjadinya komunikasi antar komputer pada jaringan dalam usaha untuk menyelesaikan suatu tugas. Paradigma Message - Passing dengan implementasi MPI memberikan suatu pendekatan yang unik dalam membangun suatu perangkat lunak dalam domain fungsi tertentu, yang dalam hal ini memberikan pada lingkungan sistem terdistribusi, sehingga kemampuan pada produk perangkat lunak yang dibangun di atas middleware tersebut untuk dapat mengeksploitasi kemampuan jaringan komputer dan komputasi secara sejajar.

MPI adalah standard interface dari model message - passing yang didefenisikan oleh sebuah grup yang terdiri dari 60 orang yang berasal dari 40 organisasi baik vendor komersil maupun dari kalangan peneliti akademisi yang berada di Amerika Serikat dan Eropa. Dalam grup tersebut mereka mencoba merumuskan dan membuat sebuah "standard by konsensus" untuk pustaka message - passing yang dapat digunakan dalam komputasi paralel.
MPI menjadi standar defacto yang banyak digunakan dalam proses komunikasi pada model dari program paralel pada sistem memori terdistribusi, yang mana banyak diimplementasikan oleh super komputer dan cluster komputer. Pada spesifikasi MPI-1 tidak memiliki konsep tentang memori bersama, kemudian pada spesifikasi selanjutnya MPI-2 sudah mendukung konsep memori bersama terdistribusi. Dengan kemampuan tersebut MPI dapat mengeksploitasi arsitektur lingkungan yang sifatnya heterogen atau bersifat arsitektur NUMA (Non-Uniform Memory Access).

Implementasi MPI merupakan sebuah API yang dapat dipanggil dari beberapa bahasa pemrograman seperti Fortran, C, atau C++, dan bersifat portabel. Terdapat dua versi standar yang pada saat ini populer digunakan, yaitu versi 1.2 (MPI-1) yang berfokus pada message passing dan memiliki static runtime enviroment, dan MPI-2.1 (MPI-2) yang memasukkan fitur - fitur baru seperti parallel I/O , manajemen proses dinamis, operasi memori jarak jauh dsb.

MPI merupakan sebuah protokol komunikasi yang sifatnya tidak tergantung bahasa, portabel dalam mendukung berbagai platform, dan memiliki spesifikasi semantik yang mengatur bagaimana perilaku setiap impelementasinya. MPI mendukukung komunikasi baik dengan tipe point-to-point maupun yang bersifat kolektif. Secara umum MPI memliki tujuan sebagai berikut :
  1. MPI akan menjadi sebuah library untuk membangun program aplikasi dan bukan sistem operasi terdistribusi.
  2. MPI akan mendukung thread-safe yang penting dalam symmetric multiprocessor pada lingkungan jaringan komputer yang heterogen.
  3. MPI akan mampu untuk men-deliver komputasi berperforma tinggi.
  4. MPI akan bersifat modular, untuk mengakselerasi pengembangan pustaka paralel yang portable.
  5. MPI akan bersifat extensible, sehingga dapat terus dikembangkan dan memenuhi kebutuhan komputasi masa yang akan datang.
  6. MPI akan mendukung heterogeneos komputasi.
  7. MPI akan memiliki perilaku semantik yang telah terspesifikasi dengan jelas, sehingga dapat menghindari beberapa permasalahan kritis seperti race-conditions, dead-lock dsb.

Tipe Komunikasi MPI

Sebuah. Komunikasi Point-to-Point
Pada implementasi program berbasis message-passing, komunikasi point-to-point adalah komunikasi yang paling sederhana akan terdiri dari proses yang saling berdekatan. Pada API dari MPI, secara sederhana dapat digunakan MPI_Send atau MPI_Recv, dimana akan memungkinkan terjadinya sebuah proses spesifik yang satu dapat mengirimkan data pesan ke sebuah proses spesifik yang lain. Operasi komunikasi titik-ke-titik secara khusus berguna dalam komunikasi yang tidak teratur ataupun yang berpola.

Contoh: sebuah arsitektur data paralel dimana setiap proses secara rutin melakukan pertukaran data wilayah dengan sebuah prosessor spesifik lainnya pada setiap langkah kalkulasi, atau pada arsitektur master-salve dimana sang master akan mengirim data tugas baru ke proses slave pada saat data tugas sebelummnya telah selesai. b. Komunikasi Kolektif

Berbeda dengan komunikasi point-to-point, komunikasi kolektif pada MPI API melibatkan komunikasi antara semua proses dalam sebuah proses kelompok (dalam artian total pool Proses atau sebuah subset terdefinisi pada program). Fungsi antarmuka yang sederhana dapat berupa MPI_Bcast (broadcast) yang melakukan pengiriman data dari sebuah proses ke semua proses lainnya pada grup, dan fungsi MPI_Reduce untuk melakukan kebalikannya.

Jenis komunikasi memberikan dua keuntungan, yaitu pertama, operasi memungkinkan pemrogram untuk mengekspresikan operasi yang kompleks dengan menggunakan semantik yang sederhana, kedua, implementasi dapat melakukan pengoptimasian operasi melalui cara yang tidak disediakan oleh tipe operasi komunikasi point-to-point.